16
Aug
08

Cron : Untuk Penjadwalan Eksekusi Program

Dalam sistem operasi Linux cron adalah aplikasi yang digunakan menjalankan program menurut rutinitas(jadwal) tertentu. Dengan adanya cron admin tidak perlu bangun malem-malem untuk menjalankan sebuah aplikasi karena sudah dijadwalkan untuk berjalan secara otomatis. Cron terdiri dari 2 bagian yakni crontab dan crond. Crontab adalah program yang digunakan untuk mendaftarkan aplikasi yang ingin dijalankan dan juga jadwalnya. Crond adalah daemon (service) yang akan mengecek konfigurasi crontab secara berkala dan menjalankan program sesuai jadwalnya.

Cara mendaftarkan program dan membuat jadwal dengan crontab dapat dilakukan sebagai berikut (dari terminal shell) :

#crontab -e <Enter>

Hasil eksekusinya adalah jendela VI Editor tempat admin bisa mendaftarkan konfigurasi yang ingin dibuat. Setelah konfigurasi disimpan, secara otomatis akan didaftarkan dalam /var/spool/cron/nama_user. Karena login yang saya gunakan adalah root maka konfigurasi cron tersimpan dalam file /var/spool/cron/root.

Setiap baris konfigurasi cron yang dibuat formatnya adalah sebagai berikut:

[min] [hour] [day of month] [month] [day of week] [program to be run]

wildchar yang dapat digunakan adalah character ‘*’ yang berarti field yg ditandai ‘*’ diabaikan.
Penjelasan masing-masing field adalah sbb:

[min] menit yang ditentukan bagi program untuk dieksekusi. (0-59). Jangan set ‘*’ disini karena dapat membuat program berjalan setiap menitnya (beban komputasi bertambah).

[hour] waktu dlm satuan jam yang ditentukan untuk eksekusi program. (0-23). Bisa diganti ‘*’ untuk membuat program dieksekusi setiap jamnya.

[day of month] tanggal yang ditentukan untuk eksekusi program (0-31). Bisa diganti ‘*’ untuk membuat program dieksekusi setiap bulan.

[day of week] hari dalam satu minggu yang ditentukan untuk eksekusi program. (0-6, dimana 0=sunday,1=monday dst; bisa juga diisi dengan hari dalam bahasa inggris spt mon, tue, dst). Bisa diganti ‘*’untuk membuat program dieksekusi setiap minggunya.

[program to be run] alamat path program yang ingin di eksekusi. Contoh : time, w, atau full path seperti /usr/bin/time dsb.

Untuk mempermudah pemakaian, disini saya tampilkan contoh-contoh pemakaian konfigurasi cron. Dalam hal ini program yang akan di jadwalkan adalah time. Fungsi program ini adalah menampilkan tanggal dan jam sistem. Beberapa contoh konfigurasi cron adalah sebagai berikut:

0,15,30,45 * * * * /usr/bin/time >> menjalankan program setiap 15 menit (konfigurasi lainnya yang ditandai ‘*’ diabaikan) selama mesin berjalan.

10 3 * * * time >> menjalankan program setiap pukul 3:10AM setiap hari

10 * 1 * * /usr/bin/time >> menjalankan program pada pukul 12:10AM setiap hari pertama dalam bulan

10 * * 1 * /usr/bin/time >> menjalankan program pada pukul 12:10AM setiap bulan pertama dalam setiap tahun

10 14 * * 1 /usr/bin/time >> menjalankan program pada pukul 2:10AM setiap hari senin

untuk melihat konfigurasi cron yang sudah dibuat setelah file konfigurasi disimpan dilakukan dengan menggunakan perintah:

#crontab -l

OK..segitu dulu sharenya.. lain kali akan saya ceritakan kenapa saya mempelajari cron ini.


Leave a Reply




Japanesse Name..

My authentic japanese name is 千葉 Chiba (thousand blades) 由希 Yuki (significant hope)

Petunjuk Download…

Semua file yang dapat di download dari situs ini yang berekstensi .odt harus diubah menjadi .zip sebelum dapat digunakan.

Calendar

August 2008
M T W T F S S
« Jul   Nov »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

a

Blog Stats

  • 65,508 hits

Archieves

My Yahoo Status

IP
Add to Technorati Favorites