Diary Keluhanku Untuk Speedy


telkomspeedy.gifTanggal 10 Februari 2008 ada telpon ke rumah saya yang menyatakan bahwa jaringan speedy sudah bisa dipakai di daerah perumahan yang saya tempati. Berhubung memang membutuhkan koneksi internet maka tanpa pikir panjang langsung di follow up besoknya dengan menanyakan prasyaratnya. Yang dibutuhkan adalah fotocopy rekening akhir, materai dan KTP. Sayangnya no telp atas nama ayah saya. Sementara ayah saya masih tinggal jauh dari Jogja (di Merauke euy…). Singkat cerita harus pake surat keterangan keluarga, C1 atau apalah namanya. Ternyata masih sepi di perumahanku, jadi ga punya RT. Walah akhirnya setelah runding2, dibuatlah surat dari developer perumahan dengan modal fotocopy sertifikat rumahku yang menunjukkan bahwa rumah adalah milik ayahku dan yang tinggal di situ emang beneran anaknya.

Senin, 25 Februari 2008 :
Singkat cerita, akhirnya si mbak speedy datang juga ke kantorku untuk bawain modem, splitter,dllnya. Ada pesen juga, “mas jaringan di tempat mas itu fiber, jd klo bermasalah silahkan langsung lapor ke 147”. Begitu sampai rumah, modem langsung di coba. Ternyata ga bisa, pdhl settingnya udah bener. Telp, tp ga ke 147, langsung ke speedycare. Masalahnya mitos mengatakan bahwa ke 147 malah akan muter2. Ternyata di speedycare ada yang ngangkat dan bantuin cek settingan. Kalau katanya sih uda dibukain sejak tanggal 25. Jadi ga ada masalah dari central. Pikiran jelek saya langsung mengarah ke modem yg gratisan. Tapi masnya menjanjikan akan ada orang telkom yang benerin jaringan besok dan kalau salahnya bukan di jaringan telpon akan dilanjutkan dengan kunjungan ke rumah saya.

Selasa, 26 Februari 2008
Tidak ada satu orang pun yang menghubungi maupun datang ke rumah. Sudah saya follow up juga ke 147.intinya diputer2 dan ujungnya sampai ke “Nanti kami bantu untuk pelaporannya…”. OK, modem langsung aku kasih ke temenku suruh coba dirumahnya. Dia melaporkan bahwa sudah chatting dan buka2 email pake modem saya. So..No problem with modem. Telpon lagi ke speedycare, “kok ga ada yang datang nih..”. Jawabannya “mas, kalau pasang sendiri kami ga guaranteed.Jadi kalau ada masalah dan panggil kami akan dikenakan charge”. Lha wong yang trouble jaringannya kok, bukan akunya. Tapi itu pembelaanku pribadi, soalnya mbaknya cuma bisa kasih solusi untuk bypass ke modem dan itu sudah dicoba tetap nihil.

Rabu, 27 Februari 2008
Modem sudah dikembalikan dan sudah telp 3 kali untuk follow up ke 147. 2x dipagi hari dan 1hari siangnya. Anehnya setelah dicek katanya komplain dari no saya yang dilaporkan itu cm sekali, berarti 2x dipagi hari cm dianggap hiburan buat yang di CS 147. Malam harinya ada telpon dari speedy care yang menginformasikan bahwa besok akan ada teknisi yang datang. Kebetulan saya lagi lembur dikantor, jadi besok paginya baru pulang.

28 Februari 2008
Teknisi datang…saya dan temen saya yang ngerti speedy nungguin si mas teknisi yang akan benerin jaringan. Mas speedy datang dipagi hari jam 8.30. Cukup ramah orangnya, jd disini saya tidak berani menjelek2kan speedy karena harus saya akui teknisinya OK.
Sampai pukul 2 siang belum berhasil. Ternyata trouble ada dijumper telkom, di bagian RK (ga ngerti ini apa, pokoknya kayak pos ronda tertutup gtu dipinggir jalan gede, yang isinya pusat jalur2 kabel telkom). Masnya udah mulai pusing, manggil teman-temannya juga yang kemudian ikut panjat-panjat kabel juga belum bisa rampung. Lampu di Modem tetap tak berkedip. Akhirnya jam 17.00 sore mas teknisi menelpon bahwa modem udah bisa nyala. Saya segera mencoba dan ternyata bener-bener lancar. Saya tanya penyebabnya ternyata pihak telkom terbalik memasang jumper di RK tersebut. Dan ternyata masih ada 13 orang pelanggan lain diwilayah saya yg mengalami trouble yang sama. Alias blm connect karena kebalik memasang kabel. Bedanya mungkin saya ini sangat bawel dalam memprotes keadaan saya, akhirnya mau ga mau dilayani juga.

Malamnya saya harus balik ke kantor, padahal sudah tinggal tanggal 28 dan 29 ini bulan Februari. Jangan-jangan klo tidak dipake berarti bulan depan saya harus bayar 200rb sia-sia masih ditambah ongkos PSB 75.000. Paling ga 2 hari ini kuota harus habis 1GB. Tp malam ini nginep kantor lagi.. berarti baru besok bisa habisin jatah..semoga habis.

Mo bilang apa lagi..emang butuh sih. Mudah2an kedepan layanannya lebih baik lagi. Jangan mentang-mentang bukan swasta jadi layanannya juga jelek. Yang penting Murah tapi jangan murahan. Mudah2an ga ngalami yang lebih buruk lagi dari Telkom Speedy

    • jacky
    • June 4th, 2008

    bagaimana kelanjutan speedynya mas?
    aku kemaren daftar di akhir bulan bayarnya gak langsung full 1 bulan kok (200rb red)
    bayarnya pake prorata sesuai hari yang tertinggal sejak pendaftaran
    jadi gak usah buru2 kan habisin kuotanya
    pake sewajarnya aja..bayarnya juga wajar2 aja kok

  1. #jacky
    Tapi bener kok, waktu itu cm bayar 135.604. Jadi abodemen 48.276+psb 75.000+ppn 12.328. Tapi gpp, paling ga, tetep ga full 200rb. Btw klo baca disini tar tau lanjutannya :
    https://antodoroki.wordpress.com/2008/03/01/diary-keluhanku-untuk-speedy-part-2/
    intinya aku byar segitu untuk sehari on dgn speedy, soalnya besoknya jaringannya putus… T.T

    buru2 habisin kuota? hehe, pelanggan biasanya g mao rugi, mknya klo jatah sebulan 1GB ya harusnya bisa habis pas dan klo bs ga overquota.

    • speedycare
    • January 14th, 2009

    Coba baca url ini http://speedycare.wordpress.com/ biar nambah2 pengetahuan tentang speedy

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: